Introduksi
Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal DPP PDIP, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus suap Komisioner KPU RI. Pernyataan yang disampaikan oleh Hasto menyiratkan tantangan dan perjuangan dalam dunia politik Indonesia. Mari kita telaah lebih lanjut mengenai hal ini.
Tantangan dan Kesadaran Hukum
Dalam pernyataannya, Hasto menegaskan bahwa PDIP menghormati keputusan KPK dan bahwa mereka adalah warga negara yang taat hukum. Hal ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya supremasi hukum dalam menjaga demokrasi dan kedaulatan rakyat. Meskipun dihadapkan pada risiko-risiko yang besar, Hasto tetap teguh dalam pendiriannya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
Perjuangan dan Pengorbanan
Hasto juga mengaitkan perjuangannya dengan nilai-nilai yang pernah diperjuangkan oleh Bung Karno. Ia menyebut bahwa sebagai murid Bung Karno, ia mengikuti prinsip non-cooperation demi cita-cita Indonesia Merdeka. Pengorbanan dan risiko adalah bagian dari perjuangan politik, dan Hasto siap menghadapinya dengan kepala tegak dan mulut tersenyum.
Menghadapi Intimidasi dan Kekuasaan
Pernyataan Hasto juga menyoroti intimidasi dan penggunaan kekuasaan yang otoriter dalam dunia politik. Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh digunakan untuk melakukan intimidasi demi kepentingan politik praktis. Hal ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya menjaga demokrasi dan supremasi hukum dalam negara.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, pernyataan Hasto Kristiyanto mencerminkan tantangan dan perjuangan yang dihadapi dalam dunia politik Indonesia. Kesadaran akan hukum, pengorbanan demi cita-cita, dan penolakan terhadap intimidasi dan kekuasaan otoriter adalah nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Hasto dan PDIP. Semoga pernyataan ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua dalam menjaga demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.